PENGUATAN EPSS: PEMBAHASAN PENERAPAN BIG DATA PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG

PENGUATAN EPSS: PEMBAHASAN PENERAPAN BIG DATA PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG

Selasa (23 September 2025), bertempat di Ruang Command Center, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan rapat “Pembahasan Penerapan Big Data” yang dimulai pukul 09.00 s/d selesai. Rapat ini dipimpin oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaupaten Tulungagung, Drs. SUPARNI, M.M. dan dihadiri oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Tulungagung, Pejabat/Staff Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Tulunggaung, Sdri. Dhiona Ayu Nani sebagai Narasumber dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Turut mengundang Pejabat/Staff dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( BAPPEDA) Kab.Tulungagung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Tulungagung, Dinas Lingkungan Hidup Kab. Tulungagung, Dinas Sosial Kab. Tulungagung, Dinas Perhubungan Kab. Tulungagung, Dinas Pendidikan Kab. Tulungagung, Dinas Kesehatan Kab. Tulungagung, Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Tulungagung, Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kab. Tulungagung, Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kab. Tulungagung.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung membuka acara dan memberikan arahan bahwa di era digital yang semakin canggih ini, data telah menjadi aset strategis yang tak ternilai harganya. Pengelolaan dan pemanfaatan data yang tepat adalah kunci untuk pengambilan keputusan yang akurat dan pembangunan yang lebih efektif. Pemanfaatan data ini menjadi semakin penting, terutama dalam konteks yang disebut sebagai Sistem Statistik Nasional (SSN), yang kini terus mengembangkan dan mempromosikan standar-standar baru dalam pengelolaan data statistik. Salah satu bentuk pengembangan yang paling menjanjikan adalah dengan pemanfaatan big data, atau data besar, yang semakin marak dimanfaatkan dalam urusan pemerintahan. Big data menawarkan potensi analisis yang mendalam, pemantauan yang lebih komprehensif, dan prediksi yang akurat untuk berbagai sektor pembangunan. Untuk itu, penyelenggaraan statistik sektoral pada domain sistem statistik nasional khususnya big data ini menjadi sangat relevan dan krusial bagi di daerah.


Beliau menyampaikan melalui kegiatan ini, kita bertujuan untuk mengoptimalkan potensi big data dalam rangka mendukung tugas dan fungsi instansi kita masing-masing, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah. Kita akan belajar bersama bagaimana mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis big data untuk mendapatkan gambaran yang lebih holistik dan akurat tentang kondisi masyarakat dan potensi daerah kita. Beliau mengajak seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk berkomitmen penuh dalam mengikuti kegiatan ini.
Selama berlangsungnya rapat, berikut beberapa hasil diskusi antara pihak UGM dan OPD, diantaranya:
a. Bahwa data yang dihasilkan OPD sudah dimasukan ke dalam portal SDI.
b. Untuk data OPD diambil dari masing masing aplikasi yang dimiliki OPD.
c. Bahwa di Tulungagung sudah melakukan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS), dalam hal ini terkait Big Data masih dalam maturitas 2 karena penerapan Big Data belum sepenuhnya dilakukan semua OPD.

Adapun harapan apabila Big Data diterapkan di Kabupaten Tulungagung adalah:
a. Data yang ada bisa dijadikan sebagai pengambil kebijakan yang benar.
b. Dengan adanya Big Data, data dengan kejadian yang mendesak bisa segera ditangani.
c. Semoga di Kabupaten Tulungagung segera menerapkan Big Data secara keseluruhan.