FGD AWAL PENGHITUNGAN INDEKS KAMI DI LINGKUP PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2024

FGD AWAL PENGHITUNGAN INDEKS KAMI DI LINGKUP PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2024

(Selasa, 5 Maret 2024) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung melalui Bidang Statistik dan Persandian mengadakan acara Focus Group Discussion (FGD) Awal Penghitungan Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung Tahun 2024 yang diselenggarakan di Hotel NARITA Tulungagung (Lantai 2) mulai dari pukul 08.00 WIB s.d. selesai.

Dalam kegiatan Penghitungan Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung melakukan kerjasama dengan PT Cemerlang Statistika Indonesia. Dalam acara ini, panitia mendatangkan seorang narasumber profesional dari PT Cemerlang Statistika Indonesia yaitu Muhammad Alwy Ar Rosyidi, S.Si.

Hadir dalam kegiatan FGD Awal Penghitungan Indeks KAMI, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung, Drs. Samrotul Fuad, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung Haryono, S.Sos., M.A.P. serta Kepala Bidang di Lingkup Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung.

Acara yang dihadiri oleh 34 undangan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini bermaksud untuk memberikan pemahaman dan peningkatan kapasitas pejabat dan atau staf pengelola SPBE dalam penggunaan perangkat penilaian Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI) untuk mengukur secara mandiri tingkat kematangan/ kesiapan penerapan tata kelola kemanan informasi di unit bersangkutan. Sehingga dapat diperoleh nilai Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI) dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, sebagai bahan evaluasi dan pelaporan kepada kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Tujuan dari acara FGD Awal ini adalah untuk menganalisa tingkat kesiapan pengamanan informasi dan permasalahan yang ada di semua perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, sebagai bahan penyusunan kebijakan dan perencanaan di bidang keamanan informasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di lingkungan Pemerintah Daerah untuk mendukung dan sebagai platform dari Grand Stategi Reformasi Birokrasi. Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang semakin kompleks mengakibatkan semakin tingginya tingkat kerawanan dan potensi ancaman keamanan informasi. Penyelenggaraan pelayanan publik harus menerapkan tata kelola keamanan informasi yang sesuai dengan SNI ISO/IEC 27001-2009 diantaranya dengan melakukan penilaian sendiri (self assessment) tingkat kematangan penerapan tata kelola keamanan informasi dengan menggunakan formulasi Indeks Keamanan Informasi.

Selanjutnya,narasumber dari PT Cemerlang Statistika Indonesia,  Muhammad Alwy Ar Rosyidi, S.Si., memberikan materi mengenai latar belakang, maksud dan tujuan, sasaran dari penghitungan Indeks KAMI. Dalam penilaian Indeks KAMI, terdapat beberapa domain penilaian Indeks KAMI, diantaranya:

  1. Kategori Sistem Elektronik. Bagian ini mengevaluasi tingkat atau kategori sistem elektronik yang digunakan.
  2. Tata Kelola. Bagian ini mengevaluasi kesiapan bentuk tata kelola keamanan informasi beserta instansi/ fungsi, tugas dan tanggungjawab pengelola keamanan informasi.
  3. Risiko. Bagian ini mengevaluasi kesiapan penerapan pengelolaan risiko keamanan informasi sebagai dasar penerapan strategi keamanan informasi.
  4. Kerangka Kerja. Bagian ini mengevaluasi kelengkapan dan kesiapan kerangka kerja (kebijakan dan prosedur) pengelolaan keamanan informasi dan strategi penerapannya.
  5. Pengelolaan Aset. Bagian ini mengevaluasi kelengkapan pengamanan keseluruhan siklus penggunaan aset tersebut.
  6. Teknologi. Bagian ini mengevaluasi kelengkapan, konsistensi dan efektivitas penggunaan teknologi dalam pengamanan aset informasi.
  7. Suplemen. Suplemen digunakan untuk evaluasi kesiapan Pengamanan Keterlibatan Pihak Ketiga, Pengamanan Layanan Infrastruktur Awan dan Perlindungan Data Pribadi. Hasil penilaian Suplemen disampaikan dalam bentuk persentase (%) dan tidak mempengaruhi tingkat kematangan.

Langkah Penelitian dimulai dengan Menyusun Konsep, Melakukan Wawancara, Mengolah dan Menganalisis Data, Menarik Kesimpulan dan Rekomendasi.