Pudjo Sigit

Pudjo Sigit

%AM, %26 %165 %2018 %02:%Jan

Pembinaan KIM Sumber Makmur Abadi

KIM atau Kelompok Informasi Masyarakat terus menggeliat seiring dinamika di masyarakat. Kebutuhan akan informasi di tingkat kelompok atau mereka yang melakukan kegiatan sejenis sangat dibutuhkan, semisal apa yang dilakukan oleh KIM Sumber Makmur Abadi yang bergerak di bidang pengembangan PE atau Peranakan Etawa, yakni usaha pengembangan kambing PE yang sangat diminati oleh masyarakat Desa Sumber Agung Kecamatan Rejotangan.

Digawangi oleh Mas Samad seorang pemuda yang begitu intens mengembangkan kambing jenis PE untuk dikembangkan sebagai briding atau pembibitan, jenis kambing PE kontes atau kambing untuk dilombakan dan usaha susu kambing etawa yang besar manfaatnya untuk kesehatan. Untuk memudahkan penyebaran informasi sesama peternak kambing peranakan etawa dan untuk lebih memperkenalkan keberhasilan dan upaya pengembangan kambing PE ke depannya KIM Sumber Makmur Abadi ini akan mengembangkan lewat media on line sesuai dengan dinamika masyarakat.

Demi mewujudkan media online bagi KIM Sumber Makmur Abadi, Rabu, 24 Januari 2018 Dinas Kominfo melalui Bidang PIKP melakukan pembinaan lanjutan dengan melakukan kunjungan di lokasi peternakan PE di Desa Sumber Agung Kecamatan Rejotangan Tulungagung.

Selain KIM Sumber Makmur Abadi, Diskominfo Kabupaten Tulungagung juga melakukan ke beberapa KIM di desa lain, termasuk KIM  yang baru terbentuk di tahun ini. (DISKOMINFO)

%AM, %19 %364 %2017 %07:%Jun

Pasangan Sahto Mendaftar di Hari Pertama

Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 1 tahun 2017 tentang Tahapan Pilkada, hari ini adalah hari pertama tahapan pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati hingga tanggal 10 Januari 2018 nanti.

Berkenaan dengan dengan hal tersebut, pada kesempatan pertama ini, sudah ada satu pasangan calon yang mendaftar yaitu pasangan petahana Syahri Mulyo dan Maryoto Bhirowo.

Dalam proses pendaftaran di KPU, pasangan Sahto yang diusung PDIP dan Partai NasDem tersebut menyerahkan berkas-berkas yang diperlukan untuk kemudian akan dilakukan verifikasi, dan diterima oleh Ketua KPU, Suprihno, serta seluruh komisioner di Media Centre KPU Tulungagung.

Selanjutnya pasangan calon masih diharuskan melalui beberapa tahapan pilkada lagi hingga ditetapkan sebagai pasangan peserta pilkada pada tanggal 12 Februari 2018.

asangan Sahto hadir di KPU Tulungagung dengan mengendarai dokar, didampingi oleh istri masing-masing, serta diarak oleh massa dari kader partai dan kesenian tradisional.

%AM, %19 %362 %2017 %07:%Jun

Hak Tradisional Pemerintahan Desa

Seperti yang disampaikan Wakil Bupati Drs. Maryoto Bhirowo, MM saat membacakan Sambutan Bupati pada kegiatan Sosialisasi Pengawasan Dalam Rangka Pemeriksaan Komprehensif Tahun 2017 di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Tulungagung yang diselenggarakan pada hari Senin, 4 Desember 2017 bertempat di Crown Victoria Hall, bahwa desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem dalam pemerintahan masyarakat Republik Indonesia.

Pengawasan pengelolaan keuangan desa dilaksanakan melalui pemeriksaan komprehensif yang merupakan suatu pengujian secara obyektif dan konstruksi untuk mengetahui apakah pengelolaan aspek-aspek keuangan, sumber dDaya manusia, serta sarana prasarana yang ada dan telah dilakukan secara ekonomis, efisien dan efektif dalam menunjang pelaksanaan tupoksi serta untuk mengetahui apakah pertanggungjawaban telah dibuat secara memadai.

Dengan demikian diperoleh penilaian yang obyektif, teridetifikasinya penyimpangan, diperolehnya informasi dan rekomendasi perbaikan, serta tidak terjadi pemeriksaan yang tumpang tindih.

Acara sosialisasi ini diikuti oleh 19 camat, 19 Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan, 257 Bendahara Desa serta 25 Pejabat Struktural dan Fungsional Inspektorat Kabupaten Tulungangung.

Tujuan dari digelarnya acara ini adalah untuk memberikan pemahaman peserta terhadap esensi kebijakan desa agar penyelenggaraan pemerintahan desa dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Berkenaan dengan apresiasi dari Presiden Joko Widodo bahwa Kabupaten Tulungagung sebagai daerah yang terbaik dalam memanfaatkan dana desa untuk pembangunan jalan 679 km dan jembatan 1.975 meter selama kurun waktu tiga tahun setelah dana desa diadakan.

Berkenaan dengan ini wakil bBupati berharap bagi masyarakat Tulungagung bisa mempertahankan prestasi tersebut. Untuk itu para peserta sosialisasi bisa mengikuti kegiatan ini agar ke depannya jangan sampai terjadi pelanggaran dalam pengelolaan keuangan desa.

%AM, %19 %360 %2017 %07:%Jun

Pembentukan Kampung Siaga Bencana

Dibentuknya kampung siaga bencana adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat agar lebih siap siaga untuk menghadapi kerawanan kerentanan dan resiko bencana. Dalam acara tersebut dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 29 November 2017, hadir sekretaris Daerah Kabupten Tulungagung, Pejabat OPD dilingkup Pemda, Muspika, Kepala Desa se-Kecamatan Sendang, Tagana, pekerja sosial dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutan ketua panitia Dra. Restu Nofi Widiani, MM Kepala Bidang Perlindungan Sosial Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur mengatakan tujuan diadakan "Kampung Siaga Bencana/KSB" di Desa Sendang, Desa Krosok, Desa Tugu, Desa Nyawangan, Desa Picisan Kecamatan Sendang yaitu melembagakan proses kegiatan penanggulangan bencana berbasis masyarakat, mengorganisir potensi masyarakat terlatih siaga bencana dan tersedianya petugas/masyarakat agar mampu mengelola sumber daya manusia, wilayah, potensi dalam penanggulangan bencana.

Restu Nofi Widiani juga menyampaikan pelaksanaan pembentukan KSB selama tiga hari sejak tanggal 27 s/d 29 Nopember 2017 bertempat di balai desa Tugu Kecamatan Sendang yang meliputi:

  1. Kegiatan penyuluhan peserta 100 orang;
  2. Kegiatan latihan peserta 60 orang;
  3. Kegiatan simulasi peserta 250 orang.

Sumber dana pembentukan KSB dari DIPA Dekonsentrasi Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur tahun anggaran 2017 dengan total bantuan senilai Rp.78.874.731,00 yang berbentuk barang berupa: Matras 100 lembar, Selimut 100 lembar, Family Kid 18 Paket, Tenda keluar 2015 5 Unit, Tenda Keluarga Payung 1 Unit dan Tenda Serbaguna 1 Unit.

Sementara sambutan Sekda Kabupaten Tulungagung Ir. Indra Fauzi yang mewakili Bupati Tulungagung mengatakan bencana merupakan peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat, bisa disebabkan oleh faktor alam atau non alam maupun oleh manusia sendiri. Sehingga menimbulkan korban manusia, kerusakan lingkungan dan kerugian harta benda.

Masih menurut beliau daerah Kabupaten Tulungagung merupakan daerah rawan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, gelombang pasang dan bencana kekeringan. Penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja melainkan harus melibatkan semua pihak, oleh karena itu pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur dan masyarakat yang peduli terhadap bencana.

Dengan diadakan kegiatan Kampung Siaga Bencana (KSB) diharapkan meningkatkan kapasitas masyarakat lebih siap untuk menghadapi kerentanan dan risiko bencana sehingga masyarakat yang tinggal didaerah bencana dapat melakukan penanggulangan dengan tepat, cepat dan tanggap dengan semangat gotong royong.

Dibentuknya KSB dapat meningkatkan rasa kebersamaan, kesadaran saling andarbeni dengan saling asah dan asuh akhirnya terwujud masyarakat ayem tentrem mulyo lan tinoto.

Hak Cipta © 2020 Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung.