Andhi Priono

Andhi Priono

Sebagai radio pelopor di wilayah Tulungagung, 90.1 Radio Guyub Rukun FM akan terus berusaha untuk menjadi media panutan bagi media-media elektronik lainnya. Hal ini dibuktikan dengan pengurusan legal formal bagi radio milik pemkab yang terletak di kawasan aloon-aloon Tulungagung dengan proses panjang ini berujung pada penyerahan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Perpanjangan, yang diserahkan langsung Komisioner KPID Jawa Timur Bashlul Hazami, S.EI, M.Si.

Penyerahan IPP Perpanjangan 5 tahunan ini berlangsung di Aula KPID Jawa Timur, Jumat 2 Maret 2018. RGR FM setiap hari menyelenggarakan siaran mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB.

Dengan diserahkan IPP Lembaga Penyiaran Publik Lokal Jasa Penyiaran Radio Nomor: 43/RF.01.03/2018 tertanggal 22 Januari 2018 ini, maka IPP dari LPPL 90.1 RGR FM berlaku hingga 21 Januari tahun 2023.

Komisioner KPID Jatim Bashlul Hazami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap upaya dari Diskominfo Tulungagung yang merupakan leading sektor dari penyelenggaraan siaran radio milik Pemkab tersebut. Bashlul berharap dalam melaksanakan siaran RGR FM mampu memberikan informasi kepada masyarakat yang berkualitas, terhindar dari isu SARA, dan mampu memberikan pencerahan pada pendengarnya.

Berkenaan dengan masuknya tahun politik, terlebih Tulungagung merupakan salah satu dari 18 kabupaten/kota di Jawa Timur yang menyelenggarakan Pemilihan Bupati serta Pemilihan Gubernur, Bashlul berharap Lembaga penyiaran Publik Lokal RGR FM mampu bersikap netral dalam segala tahapan terutama di masa kampanye yang berlangsung cukup panjang, yakni hingga masa tenang 24 Juni 2018.  (DISKOMINFO)

%AM, %06 %322 %2018 %06:%Feb

Statistik

Video cabai kering yang dipenuhi tikus jadi viral di media sosial. Katanya, itu adalah penyebab banyaknya orang meninggal karena difteri. Apa benar? Informasi itu beredar beberapa hari terakhir di Facebook dan grup WhatsApp. Berikut ini bunyi pesan yang beredar tersebut. SEBARKAN!!!!!! Hati2 jangan jajan yang pakai cabe bubuk, penuh penyakit dr kencing tikus, kasusnya banyak yang meninggal karena penyakit difteri.

Jangan jajan pake cabe kering ya seperti cabe di tahu bulat, otak2, dsb. pokoknya jangan pake cabe bumbu kering... Kabar itu disertai video berdurasi 11 detik yang memperlihatkan tumpukan cabai kering di tanah. Ada sejumlah tikus yang lalu-lalang di tumpukan itu. Tidak diketahui lokasi dan waktu pengambilan video tersebut. Ada yang menyebut video itu tidak diambil di Indonesia, melainkan di India.

Namun tidak ada ucapan di video atau hal lainnya yang memastikan itu. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Oscar Primadi mengatakan kabar itu tidak benar atau hoax. Difteri disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae dan tidak ada hubungannya dengan tikus. "Difteri tidak ditularkan melalui gigitan apa pun, tapi melalui droplet atau cairan yang keluar kalau berdekatan, misalnya bersin.

"Jadi ini jelas-jelas hoax," ungkap Oscar saat dihubungi, Kamis (21/12/2017). Tidak bisa dipungkiri, tikus tetap merupakan pembawa penyakit. Namun penyakitnya bukan difteri, melainkan leptospirosis. "Pada daerah yang kumuh, itu tikus-tikus berkeliaran, yang kencingnya bisa menyebabkan penyakit leptospirosis. Tapi kalau difteri tidak," ujar Oscar.

%AM, %12 %232 %2018 %04:%Jan

Daftar Pegawai

NO NAMA GOL. RUANG JABATAN
1 Drs. TRANGGONO DIBJOHARSO,MM Pembina Tingkat I (IV/c) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
2 Drs. SUYITNO Pembina Tingkat I (IV/b) Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika
3 Drs. SUPRIYO UTOMO Pembina (IV/a) Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
4 MATYANI, S.Pd. MAP Pembina (IV/a) Kepala Bidang Persandian dan Statistik
5 BAMBANG NOERTJAHJO, SH Pembina (IV/a) Kepala Bidang Layanan Komunikasi dan Informatika
6 SUMARJI KUSWANTORO, S.Pd.MM Pembina (V/a) Kabid Penyelenggaraan e-Goverment
7 Dra. ANTONIA RADIANAWATI, M.Si Pembina (IV/a) Kasi Layanan Informasi publik
8 TRI NUGRAHA W. Y, S.Pd. MM Pembina (IV/a) Kasi Pengelolaan Sumberdaya dan Layanan Publik
9 RA. MANDARPAES H, SE Penata Tingkat I (III/d) Kasi Tata Kelola dan Pengamanan Persandian
10 SUWARTIN, SH Penata Tingkat I (III/d) Kasi Pengawasan dan Evaluasi Persandian
11 SUGIARTI, SE Penata Tingkat I (III/d) Kasubbag Keuangan
12 Drs. PUDJO SIGIT SULARSO Penata Tingkat I (III/d) Kasi Kemitraan Informasi dan Komunikasi Publik
13 TITIK WINARTI S.Sos Penata Tingkat I (III/d) Kasi Pengelolaan komunikasi Publik
14 ARDY KURNIAWAN, SE.MM Penata Tingkat I (III/d) Kasi Pengelolaan Informasi Publik
15 VERA AGUSTINA, SE.MM Penata Tingkat I (III/d) Kasubbag Perencanaan
16 RR. SRI JOENIASTOETI, SE Penata Tingkat I (III/d) Kasi Tata kelola Komunikasi dan Informatika
17 NURLAILI WULANDARI, S.Sos Penata (III/c) Kasubbag Umum dan Kepegawaian
18 CAHYA LUCKITA NURMAWAN S.T Penata (III/c) Kasi Infrastruktur dan Teknologi
19 SRI YULIANI, SE Penata (III/c) Kasi Data dan Statistik
20 ARIF HARI PURNOMO, S.T Penata (III/c) Kasi Keamanan Informasi dan Telekomunikasi
21 AHMAD MUZAKI S.T Penata Muda TK I (III/b) Kasi Pengembangan aplikasi
22 ANDHI PRIONO, S.Si Penata Muda TK I (III/b) Staf
23 SYAHRONI Pengatur Tk. I (II/d) Staf
24 SUKESI Pengatur Tk.I ( II/d ) Staf
25 FISTA PRAYUDHA SAKTIARI, A.Md Pengatur Tk.I ( II/d ) Staf
26 MOHAMMAD SODIK MUKROMIN Pengatur (II/c) Staf
27 WAHYUDI Pengatur (II/c) Staf
28 ENDANG RAHAYU NANINGSIH Pengatur (II/c) Staf
29 PUJI ISTIK Pengatur (II/c) Staf
30 RINI KRISTYANINGTYAS Pengatur (II/c) Staf
31 SRI HANDAYANI Pengatur (II/c) Staf
32 ANGGUN PRASETIAWATI Pengatur (II/c) Staf
33 BUDIONO Pengatur ( II/c ) Staf
34 RONNY YUWONO Pengatur ( II/c ) Staf
35 KARMAJI Pengatur Muda Tingkat I (II/b) Staf
36 DIDIK SOLIKIN Pengatur Muda Tingkat I (II/b) Staf
37 DEVI SUCIANI KM Pengatur Muda Tingkat I (II/b) Staf
38 SUBAGIYO Pengatur Muda (II/a) Staf
39 MARJUKI Pengatur Muda (II/a) Staf
%AM, %12 %227 %2018 %04:%Jan

Tugas dan Fungsi

  1. Perumusan kebijakan di bidang layanan komunikasi dan informatika, bidang persandian dan statistik, bidang pengelolaan informasi dan komunikasi publik, bidang penyelenggaraan e-goverment;
  2. Pelaksanaan kebijakan di bidang layanan komunikasi dan informatika, bidang persandian dan statistik, bidang pengelolaan informasi dan komunikasi publik, bidang penyelenggaraan e-goverment;
  3. Pelaksanaan evalusi dan pelaporan di bidang layanan komunikasi dan informatika, bidang persandian dan statistik, bidang pengelolaan informasi dan komunikasi publik, bidang penyelenggaraan e-goverment;
  4. Pelaksanaan administrasi dinas;
  5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh bupati.
%AM, %12 %222 %2018 %04:%Jan

Visi dan Misi

VISI

Terwujudnya pelayanan komunikasi dan informasi yang handal dan dapat dipertanggungjawabkan

 

MISI

  1. Meningkatkan daya jangkauan infrastruktur jaringan teknologi informasi guna mengurangi kesenjangan informasi serta mewujudkan keterbukaan informasi publik
  2. Meningkatkan kualitas SDM di bidang komunikasi dan informatika

 

TUJUAN

  1. Mewujudkan keterbukaan informasi publik
  2. Menyediakan layanan infrastruktur teknologi informasi serta tertib administrasi
  3. Mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang teknologi komunikasi dan informatika

 

SASARAN

  1. Meningkatnya akses dan kualitas informasi bagi semua masyarakat
  2. Meningkatnya diseminasi informasi, keterbukaan informasi publik
  3. Meningkatya pemenuhan standar sumber daya manusia teknis komunikasi dan informatika

 

PROGRAM

Pengembangan komunikasi, informasi dan media massa

%AM, %20 %232 %2017 %04:%Jul

Struktur Organisasi

%AM, %15 %072 %2017 %00:%Jul

Sejarah

Kementerian Komunikasi dan Informatika (sebelumnya bernama "Departemen Penerangan" (1945-1999), "Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi" (2001-2005), dan Departemen Komunikasi dan Informatika (2005-2009), disingkat Depkominfo) adalah Departemen/kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan komunikasi dan informatika. Kementerian Kominfo dipimpin oleh seorang Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang sejak tanggal 27 Oktober 2014 dijabat oleh Rudiantara.

Hak Cipta © 2020 Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung.